Gili Trawangan : Negara Pesta Mimpi

20130312-113428 PM.jpg

ini salah satu sudut dermaga Bangsal, air mineral galon dan tabung gas siap diangkut

Meski masih sedikit kesal setelah mendapatkan scam pada awal perjalanan kapal, tidak berselang lama setelah itu saya pun terhibur oleh indahnya pemandangan selama berada di atas kapal. Hamparan biru laut dengan ombak yang cukup tenang, ditambah dengan deretan bukit dari pulau-pulau di sekitar memanjakan mata saya selama kurang lebih 30 menit penyebrangan.

20130312-113556 PM.jpg

di dalam kapal menuju Gili Trawangan

Sesampainya di Pelabuhan Gili Trawangan saya tak bisa menahan diri untuk segera mengambil foto pemandangan dari pantai.

20130312-113705 PM.jpg

Dermaga Gili Trawangan

Apabila belum sempat booked hotel, di Pelabuhan banyak sekali calo dan makelar villa yang menawarkan tempat mengunap dengan harga bervariasi, mulai dari IDR250k- IDR1200k dapat mereka sediakan.

20130312-113855 PM.jpg

teras Hotel kami

20130312-114043 PM.jpg

pemandangan kolam renang dari hotel

Saya sudah memesan hotel di The Beach House dengan tarif IDR550K per malamnya.

20130312-113932 PM.jpg

Standard Room

Dengan mengendarai cidomo, saya menuju hotel yang berada di daerah timur pantai. Hal menarik sengan cidomo yang saya tumpangi adalah si Noah, kusir bule yang mengantarkan saya. Bukan kusir betulan, hanya anak dari salah seorang pengusaha ekspatriat yang membuka butik di Gili Trawangan.

20130312-113747 PM.jpg

Noah kusir kecil kami

20130312-113959 PM.jpg

berfoto dulu dengan Noah

Gili bagi saya seperti sebuah Negara Mimpi, dimana semua orang bebas (dan disarankan) untuk berpesta, berpetualang, bersantai, dan makan sekenyangnya. Daerah yang dipadati wisatawan mancanegara itupun sudah seperti bukan sedang berada di Indonesia.

20130312-114329 PM.jpg

bersantai di pinggir pantai (padahal niatnya mau foto si bule mirip David Beckham :D)

20130312-114606 PM.jpg

Restoran tepi laut di depan hotel kami

Untuk berkeliling Gili saya menyewa sepeda dengan tarif IDR50k per hari, banyak hal yang dapat saya lakukan dalam waktu sehari; mampir di berbagai cafe sambil berkenalan dengan wisatawan lain, mencicipi gelato Gili, spa, berkeliling pulau-pulau dengan kapal, snorkeling, diving, atau sekedar main kano.

20130312-114435 PM.jpg

life of Vi

20130312-114301 PM.jpg

bersantai sambil melihat wisatawan snorkeling

Pada malam hari di beberapa kafe dan bar menyelenggarakan pesta hingga pagi. Dan karena sudah seperti Negara Mimpi, berbagai pesta gila terjadi setiap hari.
Tak sedikit yang menawarkan ganja, mushroom, hingga obat-obatan terlarang selama berpesta. Dan karena ini merupakan Negara Pesta dan mimpi, maka hal tersebut terlihat biasa.

20130313-035444 PM.jpg

meikmati ‘lalu lintas’ air yang padat

20130312-114134 PM.jpg

Jus nanas segar di salah satu Cafe

Penduduk lokal Gili juga sangat menyukai Wanita-wanita dari pulau Jawa, terutama Sunda. Selama saya disana beberapa kali penduduk lokal bertanya kepada saya apakah saya orang sunda, dan setelah saya jawab tidak, sepertinya mereka sedikit kecewa. Haha.

20130312-114632 PM.jpg

kemilau air, pegunugan dan kepulauan

20130312-114709 PM.jpg

kembali ke Lombok

20130312-114210 PM.jpg

perpaduan warna langit, awan dan airnya buat ternganga ya

20130312-114653 PM.jpg

20130312-114407 PM.jpg

20130313-035138 PM.jpg

bye Gili! see you soon